Foto : Warga Desa Bandungrejo Ngasem saat mendatangi balaidesa.
BOJONEGORO, LINKNEWS.ID - Ratusan warga Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, kembali memadati kantor balaidesa setempat, Kamis (12/2/2026).
Kedatangan warga kali ini guna menagih janji yang pernah disepakati sebelumnya, bahwa tahapan untuk pemilihan Kepala Desa PAW (Pergantian Antar Waktu) akan dimulai pada hari ini.
Warga merasa khawatir jika tahapan akan tertunda kembali dan menghambat proses demokrasi dengan sisa waktu yang ada. Hal ini dinilai mengganggu legitimasi kepemimpinan desa kedepannya.
Suasana sempat memanas ketika Badan Permusyawaratan Desa (BPD) tidak hadir menemui warga. Ketidakhadiran tersebut memicu kekecewaan dan memunculkan pertanyaan di tengah aksi massa.
"Sekarang ini suasananya sudah seperti ini, tidak ada yang berani menjemput BPD,” ujar salah satu warga dengan nada kecewa.
Namun di tengah ketegangan tersebut, petugas Linmas bersama Bhabinsa pada akhirnya turun tangan menjemput pihak BPD untuk hadir di balaidesa guna meredakan situasi serta membuka ruang komunikasi langsung.
Kehadiran BPD diharapkan menjadi titik awal penyelesaian kebuntuan yang selama ini terjadi. Warga menegaskan bahwa yang mereka tuntut bukan konflik, melainkan kepastian tahapan PAW segera dijalankan sesuai regulasi dan sesuai janji yang disepakati bersama.
Sementara itu, Camat Ngasem Budi Sukisna yang hadir bersama PJ Kepala Desa Bandungrejo Budi Utomo dalam kesempatan tersebut menegaskan komitmen koordinasi agar proses PAW tidak berlarut-larut.
“Kami akan memastikan tahapan berjalan sesuai aturan. Aspirasi warga menjadi perhatian dan akan segera kami tindak lanjuti,” ujarnya.
Di sisi lain, warga saat ini menanti langkah konkret pasca pertemuan. Dengan waktu yang semakin sempit, seluruh unsur pemerintahan desa dituntut bergerak cepat agar tahapan PAW dapat dilaksanakan tepat waktu dan situasi tetap kondusif. (AL/RED)