PT Lingkar Media Indonesia. Diberdayakan oleh Blogger.
Pimpin Sidang Pemilihan Tingkat Pusat Bintara PK TNI AD TA 2020, Begini Pesan Pangdam Iskandar Muda

By On September 24, 2020


Banda Aceh - Panglima Kodam Iskandar Muda, Mayjen TNI Hassanudin, S.I.P., M.M. memimpin sidang Pemilihan Tingkat Pusat Calon Bintara PK TNI AD Sumber Pria Reguler Tahun Anggaran (TA) 2020 Sub Panpus Kodam Iskandar Muda di Aula Bakti Wira Utama Rindam IM, Aceh Besar, Kamis, (24/09/2020). 

Aspers Kasad Mayjen TNI Mulyo Aji, M.A., dalam amanatnya menyampaikan apresiasi kepada seluruh Tim Penguji Tingkat Sub Panpus Kodam IM yang telah melaksanakan tugasnya dengan maksimal dan sungguh-sungguh, sehingga kegiatan tersebut berjalan lancar dan aman.

“Saya sangat percaya kepada seluruh peserta sidang yang hadir di sini telah memberikan kontribusi yang baik bagi kepentingan organisasi. Melalui sidang Pantukhir ini, saya berharap agar kegiatan ini betul-betul dimanfaatkan seoptimal mungkin dan peserta sidang memperhatikan setiap calon secara seksama dari tinjauan berbagai aspek yang objektif dan meninggalkan berbagai kepentingan pribadi,” tulis Aspers Kasad, selaku ketua panitia pusat, dibacakan oleh Pangdam IM.

Sementara itu, Pangdam Iskandar Muda juga menjelaskan kegiatan ini merupakan tahap akhir dalam memilih calon yang memenuhi syarat untuk menjadi bintara TNI AD, guna memenuhi kebutuhan organisasi dalam rangka mendukung tugas pokok TNI AD ke depan.

“Para calon yang terpilih adalah benar calon-calon yang memenuhi syarat dan berkualitas. Oleh karena itu, obyektifitas dan transparansi harus dikedepankan agar mendapatkan calon yang terbaik dan mampu menjawab kebutuhan personel TNI AD yang profesional dan unggul dalam rangka memperkuat organisasi,” ujar Panglima.

Pada kesempatan itu, Pangdam IM Mayjen TNI Hassanudin juga menyampaikan beberapa hal yang harus diperhatikan oleh para peserta sidang.

Pertama, kata Panglima, laksanakan kegiatan ini dengan penuh kesungguhan hati dengan berlandaskan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.

Kedua, utamakan kepentingan organisasi akan kebutuhan personel yang berkualitas dengan mengabaikan kepentingan pribadi atau perorangan. 

Dan yang terakhir, teliti dengan cermat dan seksama dalam memilih calon sehingga calon yang terpilih adalah yang berkualitas dan memenuhi persyaratan sehingga dapat mengikuti pendidikan pertama dengan baik. 

“Selamat melaksanakan sidang, semoga Allah-SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberikan petunjuk, bimbingan dan kekuatan kepada kita semua agar dapat menyelesaikan  tugas  ini dengan sebaik-baiknya,” tutup Pangdam IM.[DM/RK]

Babinsa Koramil 02/Samalanga  Dengan Cara Komsos Ajak Warga Pakai Masker

By On September 24, 2020

 

Bireuen – Babinsa Koramil 02/Samalanga  Kodim 0111/Bireuen Serka Zainal  bersama Kopda Junaidi  ajak masyarakat menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) salah satunya dengan cara mencuci tangan.

Hal yang disampaikannya Babinsa saat sosialisasi membahas virus Corona dengan melakukan “6 langkah mencuci tangan yang benar serta menghimbau apabila bepergian keluar rumah harus memakai masker di Desa Midiuen  Kecamatan Samalanga Kabupaten Bireuen, Kamis (24/09/2020).

Babinsa Koramil 02/Samalanga Serka Zainal  menuturkan, dengan cara memakai masker pada saat keluar rumah serta mencuci tangan dengan benar, diharapkan bisa menjaga kebersihan dan terhindar dari berbagai macam penyakit salah satunya adalah Virus Corona.

“Kita harus membiasakan pola hidup sehat agar kita terhindar dari berbagai macam penyakit salah satunya Virus Corona yang saat ini menjadi polemik bagi kita semua," terangnya.

Dalam kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) Babinsa bersama warga membicarakan tentang penggunaan masker apa bila saat beraktivitas dan berpergian selalu menggunakan masker guna mengantisipasi penularan Virus Corona (Covid-19) dan bila tidak ada keperluan yang mendesak lebih baik dirumah aja.

Masyarakat tidak perlu resah dengan pemberitaan Virus Corona sebab virus ini tidak akan menyerang seseorang yang memiliki daya tahan tubuh yang baik, dengan kita berprilaku hidup sehat dan selalu Menjaga kebersihan ingkungan, Makan minum secara teratur dan bergizi, berolah raga, gunakan masker, rajin cuci tangan

dan mengikuti anjuran pemerintah mudah-mudahan kita terhindar Virus Ini“, Jelasnya.[DIMA/DOEL]

SATOPS PATNAL Lapas Narkotika Jakarta Tegakan Kedisplinan Pegawai Terkait Protokol Kesehatan

By On September 18, 2020

 


JAKARTA - Dalam rangka penegakan aturan dan kedisplinan pegawai di masa pandemi Covid-19, Satuan Operasional Kepatuhan Internal (SATOPS PATNAL) Lapas Narkotika Jakarta menggelar pemeriksaan terkait kedisplinan pegawai dalam menjalankan protokol kesehatan,Pada hari Jumat (18/09/2020) mulai pukul 09.00 WIB.

Satuan Operasional Kepatuhan Internal Pemasyarakatan (SATOPS PATNAL) merupakan bagian dari Pemasyarakatan yang bertujuan untuk terlaksananya pencegahan dan penindakan gangguan kemanan dan ketertiban yang meliputi fungsi pembinaan petugas dan peningkatan layanan Pemasyarakatan.

SATOPS PATNAL dilaksanakan berdasarkan Surat Edaran Nomor PAS-07.OT-02.02 Tahun 2019 tentang Satuan Operasional Kepatuhan Internal Pemasyarakatan Tingkat Wilayah, Rumah Tahanan Negara dan Lembaga Pemasyarakatan.

Kegiatan pemeriksaan kepatuhan penerapan protokol Kesehatan di lingkungan Lapas Narkotika Jakarta dimulai dari pos penjagaan luar seperti Pos Masuk dari RS Pengayoman, Pos Pengawasan dan Pemeriksaan (Wasrik) yang merupakan pintu masuk utama menuju Lapas Narkotika Jakarta.

Kegiatan pemeriksaan yang dilaksanakan oleh SATOPS PATNAL Lapas Narkotika Jakarta meliputi kepatuhan petugas dalam penggunaan masker, kepatuhan petugas dalam pengecekan suhu tubuh, kepatuhan petugas dalam mencuci tangan dengan sabun hingga kepatuhan petugas dalam penyemprotan kendaraan yang masuk lingkungan Lapas Narkotika Jakarta dengan menggunakan cairan disinfektan.

Rahmat Iskandar yang merupakan salah satu Tim SATOPS PATNAL Lapas Narkotika Jakarta menyampaikan “bahwa dari hasil kegiatan yang dilaksanakan, bahwa pegawai Lapas Narkotika Jakarta telah mematuhi protokol kesehatan mulai dari memakai masker, melakukan pengecekan suhu tubuh, mencuci tangan dengan sabun serta dilakukannya penyemprotan kendaraan pegawai yang memasuki area Lapas".


Kalapas Narkotika Jakarta, Oga G. Darmawan menyampaikan “Di era pandemi Covid-19 ini, merupakan suatu kewajiban untuk menerapkan protokol kesehatan, sehingga kita dapat mencegah penularan Covid-19.”

“Saya instruksikan langsung penerapan protokol kesehatan mulai dari pintu masuk Lapas Narkotika Jakarta hingga Pos Pengawasan dan Pemeriksaan (WASRIK) untuk pengawasan penggunaan masker, pengecekan suhu tubuh, mencuci tangan dengan sabun dan penyemprotan kendaraan dengan cairan disinfektan bagi para pegawai yang memasuki Lapas Narkotika Jakarta.” Tegas Oga.

Kalimat penegasan Kalapas tersebut tentunya menjadi pedoman bagi SATOPS PATNAL Lapas Narkotika Jakarta dalam menegakan aturan secara efektif dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugasnya.[red*]

Evaluasi Penanganan Covid-19 Bersama Forkopimda,Pangdam IM Sampaikan Ini

By On September 18, 2020

 

Banda Aceh - Panglima Kodam Iskandar Muda (Pangdam IM), Mayjen TNI Hassanudin S.I.P, M.M memberikan paparan dalam rangka menindaklanjuti Peraturan Gubernur (Pergub) Aceh Nomor 51 Tahun 2020 tentang Penanganan Covid-19, Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan di Aceh.

Paparan tersebut disampaikan Panglima secara virtual di Ruang Puskodaldam IM, Jumat (18/09/2020).

Adapun peserta yang hadir dalam rapat tersebut yakni Forkopimda Aceh, Forkompimda kabupaten/kota dan para SKPK se-Aceh.

Ikut mendamping Pangdam IM, Kakumdam IM, Kakesdam IM, Kahubdam IM, Kapendam IM, dan Waasops Kasdam IM.

Ada tiga poin penting yang telah dievaluasi Panglima. Pertama, terkait upaya mengurangi data yang terpapar, kedua tentang langkah meningkatkan daya kesembuhan dan yang ketiga soal upaya mengurangi angka kematian.


Pertama, Panglima menyampaikan, sesuai anjuran WHO langkah untuk swab massal harus kita terus laksanakan.

Namun, kata Panglima, hal ini tentunnya membutuhkan sarana dan prasarana sehingga menjadi kendala kita selama ini.

Kodam Iskandar Muda juga berupaya mendukung langkah pemerintah Provinsi Aceh yang telah melakukan pengadaan dua alat PCR untuk tes swab masyarakat.

“Kami pun sudah berupaya. Pertama, berupa bangunan. Bahkan, kami juga sudah datangi alat seperti yang sudah dipesan Pemda, dua juga. Tapi baru alatnya, kontainernya baru datang pada bulan Oktober karena sistemnya pengadaan, namun upaya ini terus kita dorong untuk memenuhi hal tersebut,” ujar Panglima.

Kemudian, Panglima menyarankan kepada Plt Gubernur Aceh agar petugas laboratorium PCR di Aceh diberlakukan skema sif kerja. Hal itu bertujuan agar data hasil swab yang banyak itu, seperti yang disampaikan Kapolda Aceh, tidak terlambat. 

“Pengalaman di RSPAD Pak Gub, di sana mengadakan sif untuk pengerjaannya. Bila dibutuhkan, kami dari Kodam IM siap untuk bersama-sama mengisi kekosongan itu,” sebut Panglima.

Pada poin yang kedua, Mayjen TNI Hassanudin menjelaskan bahwa penyakit Covid-19 ini belum ada obatnya. Selama ini, pasien-pasien yang terpapar corona diobati berdasarkan gejala yang dialaminya.

“Untuk mempertinggi angka kesembuhan, antisipasi obat-obatan inilah yang harus kita siapkan di masing-masing rumah sakit,” kata Pangdam IM.

Terakhir, untuk mengurangi data kematian, kata Panglima, harus terlebih dahulu dikaji.

“Ada catatan bagi kita, pendefinisian pendataan meninggal karena Covid-19 itu bagaimana. Kemarin (rakor bersama Menko Kemaritiman dan Investasi RI), juga sudah didiskusikan oleh para gubernur. Hari ini perlu Dinas Kesehatan merumuskan yang pasti bagaimana mengamati dampak meninggalnya karena Covid atau penyakit penyerta,” pinta Panglima.

Sebelum mengakhiri paparannya, Panglima mengatakan sudah memperintahkan seluruh jajaran Kodam IM untuk mendukung penuh penerapan Instruksi Presiden No.6 Tahun 2020 yang direalisasikan dengan Peraturan Gubernur No.51 Tahun 2020 dan ditindaklanjuti Peraturan Wali Kota dan Peraturan Bupati yang saat ini tengah berjalan.

“Kepada para bupati dan wali kota silahkan berkoordinasi dan tidak perlu ragu. Apabila ada prajurit saya kurang pas, tidak mendukung, bisa laporkan ke saya, pasti akan saya tindaklanjuti,” pesan Pangdam.[RK]