BOJONEGORO, Linknews.id – Kodim 0813 Bojonegoro melanjutkan implementasi tugas perbantuan kepada pemerintah daerah melalui program Karya Bakti TNI Satuan Kewilayahan (Satkowil) Semester I Tahun 2026. Fokus kegiatan kali ini adalah percepatan pembangunan rumah layak huni bagi warga tidak mampu, yang dipandang sebagai bagian integral dari strategi penguatan ketahanan wilayah dan kesejahteraan masyarakat.
Program bertema "Karya Bakti TNI AD Menguatkan Ketahanan Wilayah Untuk Indonesia Maju" ini secara fisik diwujudkan dengan renovasi total rumah milik Hartadi (53), warga Dusun Balong, Desa Sendangrejo, Kecamatan Dander, Rabu (17/6/2026). Pembangunan rumah berukuran 4x6 meter ini menargetkan penyelesaian dalam 15 hari ke depan, melibatkan personel Kodim, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 05/Dander, serta partisipasi aktif warga sekitar.
Pasiter Kodim 0813 Bojonegoro Kapten Inf Surahmat menjelaskan bahwa pendekatan ini bukan sekadar bantuan sosial sesaat, melainkan mekanisme operasional untuk merawat kesiapan Ruang, Alat, dan Kondisi (RAK) Juang yang tangguh. Keterlibatan Babinsa dan gotong royong warga memastikan bahwa intervensi militer berjalan beriringan dengan pemberdayaan komunitas lokal.
"Kegiatan ini adalah bentuk tugas perbantuan nyata untuk mempercepat pembangunan di wilayah binaan. Tujuannya ganda: meningkatkan taraf hidup penerima manfaat sekaligus memperkuat sistem pertahanan semesta melalui kekompakan masyarakat," ujar Surahmat.
Kolaborasi Lintas Sektor untuk Ketahanan Sosial
Danramil 05/Dander Kapten Cku Parjan menegaskan bahwa kemanunggalan TNI-Rakyat harus diterjemahkan dalam aksi konkret yang berdampak berkelanjutan. Kehadiran personel TNI di lokasi proyek berfungsi sebagai katalisator yang memobilisasi sumber daya desa dan menjaga momentum kebersamaan.
Kepala Desa Sendangrejo Muh. Mustain mengapresiasi sinergi ini sebagai solusi atas keterbatasan anggaran desa dalam menangani kasus-kasus darurat perumahan. Ia berharap model kolaborasi semacam ini dapat direplikasi untuk mengatasi backlog hunian layak di desanya.
"Saya mewakili pemerintah desa mengucapkan terima kasih. Bantuan ini sangat berarti karena menyentuh kebutuhan paling dasar warga. Kami berharap Bapak Hartadi dan keluarga segera menempati rumah baru yang aman dan nyaman," kata Mustain.
Hartadi, penerima manfaat, menyatakan rasa syukurnya atas kepedulian jajaran TNI dan pemerintah desa. Baginya, kehadiran tentara yang turun langsung membangun rumah adalah bukti nyata bahwa negara hadir di tengah kesulitan warganya.
Melalui program Karya Bakti Satkowil ini, Kodim 0813 Bojonegoro menunjukkan pergeseran paradigma dari pendekatan keamanan konvensional menuju peran konstruktif dalam pembangunan manusia. Integrasi antara kekuatan teritorial TNI dengan kapasitas pemerintahan desa dan modal sosial warga menjadi kunci dalam menciptakan ketahanan wilayah yang inklusif dan berkelanjutan. (TIM)