Home Daerah

Peringati Hari Perempuan Internasional, Cantika Wahono Soroti Peran Strategis Perempuan dari Rumah Tangga hingga Negara

by linknews.id - 11 Maret 2026, 21:46 WIB

BOJONEGORO, LINKNEWS.ID – Perempuan menyimpan kekuatan besar untuk mendorong perubahan, baik di lingkungan rumah tangga maupun masyarakat luas. Kunci utamanya terletak pada kemampuan menyeimbangkan peran di ruang privat dan ruang publik. 

Hal ini menjadi inti pembahasan dalam dialog interaktif yang digelar Radio Malowopati FM dalam rangka memperingati Hari Perempuan Internasional. Acara yang berlangsung pada Rabu (11/03/2026) ini menghadirkan Ketua TP PKK Kabupaten Bojonegoro, Cantika Wahono, sebagai narasumber utama. Dengan mengangkat tema keseimbangan peran, Cantika berbagi pengalaman tentang bagaimana nilai-nilai keluarga dan dukungan moral menjadi fondasi utama bagi perempuan untuk tampil optimal di ruang publik.

Dalam percakapan akrab bersama host Ayu Kusuma, Cantika mengungkapkan bahwa kekuatan seorang perempuan sering kali berakar dari keteladanan yang diwariskan antar-generasi. Baginya, sosok ibu dan ibu mertua adalah pilar inspirasi yang membentuk karakternya hingga saat ini. 

"Saya memiliki dua perempuan hebat dalam hidup saya. Ibu saya, yang berjuang membesarkan empat anak sendirian sejak usia muda, menanamkan nilai bahwa perempuan harus berpendidikan tinggi dan mandiri. Sementara ibu mertua saya mengajarkan arti kasih sayang melalui perhatian-detail kepada keluarga," ujarnya.

Selain dikenal sebagai istri dari Bupati Setyo Wahono, Cantika Wahono juga memiliki rekam jejak prestasi yang gemilang di dunia akademik. Salah satu poin penting yang ditekankannya adalah upaya mematahkan stigma bahwa perempuan harus memilih antara karir atau keluarga. Menurutnya, dengan adanya kolaborasi dan dukungan dari lingkungan keluarga, perempuan mampu menjalankan peran strategis di kedua bidang tersebut.

Ia pun mengenang masa awal karirnya sebagai dosen, di mana dukungan dari sang suami menjadi titik balik yang memungkinkannya untuk terus berkarya. "Dukungan keluarga adalah kunci. Ketika kita diberi ruang untuk masuk ke ranah publik, itu menjadi semangat tersendiri. Perempuan memiliki peran strategis untuk lingkungan, masyarakat, bahkan negara," tambah dosen Universitas Muhammadiyah Malang ini.

Menanggapi tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini, Cantika mendorong para remaja putri untuk tidak meragukan potensi diri. Ia menyoroti bahwa keterwakilan perempuan di berbagai sektor—baik politik, hukum, maupun ekonomi—masih perlu ditingkatkan guna mencapai kesetaraan 100%.

"Setiap perempuan punya sinarnya masing-masing. Tergantung bagaimana kita menyalakannya. Pendidikan dan literasi adalah cara terbaik untuk memastikan sinar itu tetap terang," jelasnya. Ia juga menekankan pentingnya peran ibu yang cerdas dalam melahirkan generasi berkualitas, mengingat ibu adalah madrasah pertama bagi anak-anaknya. 

Menutup dialog tersebut, Cantika Wahono yang didampingi Emi Edi Susanto mengajak seluruh perempuan di Bojonegoro untuk terus bergerak aktif dalam berbagai organisasi dan komunitas. Saat ini, tercatat puluhan organisasi perempuan di Bojonegoro, termasuk DWP dan PKK, yang berfungsi sebagai wadah untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan perempuan.

"Jangan pernah merasa ragu. Teruslah belajar, berkarya, dan memberi manfaat. Ketika perempuan maju, maka keluarga akan sejahtera dan daerah akan semakin kuat," pesannya dengan penuh semangat.

Melalui dialog ini, Cantika Wahono berharap peringatan Hari Perempuan Internasional tidak hanya menjadi acara seremonial semata, melainkan menjadi pengingat nyata bahwa kemandirian, kreativitas, dan keberdayaan perempuan adalah modal utama untuk membangun Bojonegoro yang lebih cerah. (KOM/RED)

Share :

Popular Post