Home Daerah

Pengusaha Muda Tuban Dorong Ketahanan Pangan Lewat Budidaya Bawang Merah dan Tomat

by linknews.id - 09 September 2026, 09:40 WIB

TUBAN, LINKNEWS.id — Ketahanan pangan tidak selalu harus dibangun melalui program berskala besar. Dari lahan pertanian di wilayah Kelurahan Perbon, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban, seorang pengusaha muda bernama Hendro Iswanto menunjukkan bahwa sektor pertanian juga dapat menjadi ruang bagi generasi muda untuk berkontribusi.

Hendro mengembangkan budidaya bawang merah dan tomat di lahan pertanian setempat dan saat ini tanaman yang dikelolanya telah memasuki masa panen.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong produktivitas sektor pertanian sekaligus memperkuat ketersediaan pangan di daerah. 

Di tengah anggapan bahwa sektor pertanian kurang menarik bagi generasi muda, Hendro justru memilih terjun langsung mengelola lahan dan mengembangkan komoditas hortikultura.

Budidaya bawang merah dan tomat dipilih karena kedua komoditas tersebut memiliki kebutuhan pasar yang relatif tinggi. Selain menjadi bahan pangan sehari-hari, komoditas hortikultura juga memiliki nilai ekonomi yang dapat memberikan peluang usaha apabila dikelola secara serius.

Memasuki masa panen, hasil pertanian yang dikembangkan Hendro mulai terlihat. Tanaman yang sebelumnya dirawat dan dikembangkan dari tahap awal kini memberikan hasil yang dapat dimanfaatkan sekaligus menjadi gambaran bahwa lahan pertanian memiliki potensi ekonomi.

Bagi Hendro, pertanian bukan sekadar aktivitas produksi. Lebih dari itu, sektor ini merupakan bagian penting dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

"Pertanian harus terus didukung karena berkaitan langsung dengan kebutuhan pangan masyarakat. Anak muda juga harus berani melihat pertanian sebagai peluang usaha," ujar Hendro.

Menurut dia, pengembangan sektor pertanian membutuhkan ketekunan, perencanaan dan kemauan untuk terus belajar. Hasil panen yang diperoleh tidak datang secara instan, melainkan melalui proses perawatan tanaman sejak awal hingga memasuki masa panen.

Upaya yang dilakukan Hendro di Kelurahan Perbon tersebut layak menjadi inspirasi. Keberadaan generasi muda yang mau terjun ke sektor pertanian menunjukkan bahwa pertanian masih memiliki prospek sekaligus dapat menjadi bagian dari penguatan ekonomi lokal.

Pengembangan lahan dengan komoditas bawang merah dan tomat juga memperlihatkan bahwa ketahanan pangan dapat dimulai dari tingkat lokal. Ketika lahan produktif dikelola dengan baik dan melibatkan sumber daya manusia yang memiliki semangat kewirausahaan, sektor pertanian tidak hanya menghasilkan pangan, tetapi juga menciptakan nilai ekonomi.

Dari lahan pertanian di Perbon, upaya sederhana itu membawa pesan yang lebih besar: menjaga ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan masyarakat dan generasi muda yang berani memilih bertani, mengembangkan lahan, serta melihat pertanian sebagai masa depan. (RED)

Share :


Popular Post