Home Daerah

Pemkab Bojonegoro Buka Pelatihan Bahasa Jepang, Bidik Pasar Kerja Internasional

by linknews.id - 21 Mei 2026, 14:25 WIB

BOJONEGORO, LINKNEWS.ID – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro kembali membuka Program Pelatihan Bahasa Jepang 2026 melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker). Langkah ini diambil sebagai respons terhadap meningkatnya minat tenaga kerja lokal untuk bersaing di pasar global, khususnya di Jepang yang masih membutuhkan banyak sumber daya manusia dari Indonesia.

Kepala Disperinaker Bojonegoro, Mahmudi, menjelaskan bahwa program ini dirancang tidak hanya untuk mengajarkan kemampuan linguistik, tetapi juga membentuk karakter kerja yang disiplin dan adaptif terhadap budaya industri Jepang. Durasi pelatihan ditetapkan selama tiga bulan, sebuah periode yang dinilai cukup optimal untuk membekali peserta secara komprehensif sebelum mereka diterjunkan ke dunia kerja atau magang.

"Peluang kerja di Jepang masih sangat terbuka lebar. Banyak perusahaan di sana yang membutuhkan tenaga kerja dari Indonesia. Kami ingin memastikan SDM Bojonegoro tidak hanya siap secara bahasa, tapi juga mental dan etos kerjanya," ujar Mahmudi saat dikonfirmasi, Kamis (21/5/2026).

Mahmudi menambahkan, peserta yang lolos seleksi akan mendapatkan pendampingan intensif hingga tahap penempatan kerja atau pemagangan di Jepang. Seleksi dilakukan ketat, mencakup aspek akademis maupun kesiapan fisik, untuk menjamin kualitas lulusan yang kompeten dan siap bersaing.

"Ini adalah bentuk komitmen kami dalam menyiapkan SDM unggul. Kami ingin warga Bojonegoro mampu memanfaatkan peluang internasional ini dengan baik," tegasnya.

Bagi masyarakat yang berminat, pendaftaran dapat dilakukan secara daring melalui tautan https://s.id/BAHASAJEPANG2026 atau memindai kode QR (barcode) pada pamflet resmi. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui layanan pesan WhatsApp di nomor 0823-3118-8678, atau melalui akun Instagram resmi Disperinaker Bojonegoro (@perinaker.bojonegoro, @dinperinakerbojonegoro, dan @bejo_bjn).

Program ini diharapkan menjadi jembatan bagi pemuda-pemudi Bojonegoro untuk meningkatkan kesejahteraan melalui karier internasional, sekaligus berkontribusi pada peningkatan kualitas tenaga kerja daerah. (KOM/RED)

Share :

Popular Post