Foto : dok ist
BOJONEGORO, LINKNEWS.ID – Keterlibatan generasi muda dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kualitas demokrasi. Mahasiswa tidak hanya diharapkan menggunakan hak pilih, tetapi juga berperan aktif mengawasi proses politik dan merespons berbagai persoalan sosial di masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bojonegoro, Dr. Handoko Sosro Hadi Wijoyo, S.E., M.M., saat menjadi narasumber dalam kegiatan Sharing Session bertajuk Youth in Action, Culture in Motion yang diselenggarakan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Kependudukan Universitas Bojonegoro (Unigoro), Sabtu (17/10/2026).
Kegiatan yang diikuti lebih dari 300 mahasiswa lintas fakultas dan program studi itu menjadi ruang diskusi mengenai peran pemuda dalam mendorong perubahan sekaligus memperkuat kesadaran berdemokrasi.
Dalam pemaparannya, Handoko, yang akrab disapa Hans Wijaya, menekankan pentingnya kesadaran mahasiswa terhadap pemenuhan hak pilih. Salah satunya melalui Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB), yang berperan dalam menjaga akurasi data pemilih dan memastikan warga yang memenuhi syarat dapat menggunakan hak politiknya.
Menurut dia, keterlibatan anak muda dalam demokrasi tidak seharusnya berhenti pada saat pemungutan suara. Mahasiswa juga memiliki peluang untuk mengambil bagian dalam pengawasan guna mendorong proses demokrasi yang berlangsung secara jujur dan berintegritas.
Hans juga mengingatkan mahasiswa agar tidak menempatkan diri sebatas sebagai penonton ketika menghadapi berbagai persoalan di lingkungan sosial.
“Dengan semua sumber daya terdidik yang ada di ruangan ini, kita harus mampu melahirkan gerakan nyata untuk menjawab berbagai problem sosial di masyarakat,” tegasnya.
Diskusi berlangsung dinamis. Para peserta menyampaikan pandangan dan pertanyaan kritis mengenai sejumlah persoalan yang menjadi perhatian publik, mulai dari krisis lingkungan, termasuk kebakaran hutan dan lahan (karhutla), hingga kecenderungan sebagian anak muda bersikap apatis terhadap politik.
Isu tersebut menjadi bagian penting dalam pembahasan mengenai bagaimana generasi muda dapat mengubah kepedulian menjadi tindakan nyata, baik melalui partisipasi publik, kegiatan sosial, maupun pengawasan demokrasi.
Melalui forum ini, mahasiswa diharapkan semakin peka terhadap persoalan di sekitarnya dan berani mengambil peran dalam mendorong perubahan. Kesadaran politik yang disertai keterlibatan aktif diharapkan dapat memperkuat demokrasi sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat luas. (RED)
Sumber : Bawaslukab Bojonegoro