Home Daerah

38 Pramuka Lamongan Berangkat ke Jambore Nasional XII: Misi Ketahanan Pangan dan Pembentukan Karakter Generasi Emas

by linknews.id - 12 Agustus 2026, 10:21 WIB

LAMONGAN, Linknews.id – Sebanyak 38 personel kontingen Gerakan Pramuka Lamongan yang terdiri dari peserta dan pembina, resmi diberangkatkan menuju Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (11/8/2026). 

Pelepasan yang dilakukan di Pendopo Lokatantra oleh Wakil Bupati yang sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Cabang Dirham Akbar Aksara menandai dimulainya partisipasi daerah dalam even lima tahunan tersebut. Untuk tahun ini mengusung tema strategis: "Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan."

Tema tersebut bukan sekadar slogan, melainkan respons langsung terhadap tantangan ketahanan pangan nasional menuju Indonesia Emas 2045. 

Dirham Akbar Aksara menegaskan bahwa Jambore Nasional XII adalah laboratorium sosial bagi generasi muda untuk mengasah kemampuan beradaptasi, berkolaborasi, dan menciptakan solusi inovatif di tengah keberagaman latar belakang peserta. 

"Adik-adik tidak hanya mewakili Lamongan, tetapi juga membawa misi memperkuat kepekaan terhadap isu pangan. Tunjukkan bahwa pramuka Lamongan mampu berdiri sejajar, tangguh, dan menjadi pemimpin yang mengharumkan nama daerah," ujarnya.

Ketua Kwartir Cabang Moh. Nalikan menambahkan bahwa dari 38 personel yang berangkat, terdapat enam pembina yang bertugas mendampingi proses pembelajaran di lapangan. Ia mengingatkan bahwa kesempatan mengikuti jambore nasional adalah privilese yang harus dimanfaatkan secara maksimal untuk membangun mentalitas patriotik dan jiwa kepemimpinan. 

"Tidak semua anak mendapat pengalaman ini. Jadikan momen ini sebagai sarana menguatkan karakter disiplin, tanggung jawab, dan kemandirian—nilai-nilai dasar yang akan mereka bawa pulang sebagai bekal menghadapi masa depan," ucapnya.

Partisipasi Lamongan dalam Jambore Nasional XII mencerminkan komitmen daerah terhadap pembentukan sumber daya manusia yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki ketahanan mental dan kesadaran kolektif terhadap isu strategis bangsa. Ketika pramuka muda diajak berpikir tentang swasembada pangan sejak dini, maka fondasi ketahanan nasional sedang dibangun dari akar rumput, satu regu demi satu regu. (RED)

Share :

Popular Post