Update

8/recent/ticker-posts

GAM Sagoe Idi Cut dan Warga Tanam Pohon di Jalan Nasional

 




Aceh Timur, Linknews.id - Mantan Kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Sagoe Idi Cut, Razali alias Gadong bersama Warga menanam pohon pisang di jalan Nasional Medan - Banda Aceh, tepatnya di perbatasan tiga Desa, diantara Gampong Beunot, Gampong Dama Pulo Sa dan Gampong Baro, kecamatan Darul Aman, kabupaten Aceh Timur, Jum'at (20/11/2020).

Aksi tersebut sebagai bentuk protes warga kepada Pemerintah Aceh dan Aceh Timur terhadap pembiaran kondisi jalan tidak rata setelah perbaikan gorong-gorong beberapa bulan lalu sehingga menyebabkan puluhan pengendara mengalami kecelakaan.

Razali menyebutkan akibat proyek perbaikan gorong-gorong yang tidak tuntas, sehingga mengakibatkan banyak terjadinya kecelakaan akibat terperosok ke lubang jalan yang tidak rata.

“Lubang ini sangat berbahaya, apalagi pengendara yang baru pertama kali melewati jalan ini, pasti terjebak ke dalam lobang sehinga berlawan arah mengerem mendadak" kata Gadong.

Menurutnya, sejak dua bulan terakhir telah terjadi kecelakan hingga puluhan kali di jalan tersebut.

"Hampir tak sangup lagi di hitung berapa pengendara yang musibah di sini. Kadang dalam se hari 5 hingga 8 kali pasti ada" ujar Gadong.

Keresahan jalan tersebut juga dirasakan Warga sekitar. Zubaidah misalnya, warga setempat juga mengatakan hal yang sama.

Dia menjelaskan sudah hampir tiap hari bersama warga terdekat lainnya membantu korban kecelakaan tunggal maupun ditabrak karena rem mendadak akibat lubang di lokasi. 

“kadang malam hari atau pas hujan deras terdengar suara dentuman keras, kami keluar dengan kondisi melihat ada pengendara yang tergeletak di pinggir jalan, kadang ada kejadian motor entah kemana tapi pengendara jatuh tepat di jalan tidak rata ini" Ungkap sapaan Mak Dah yang juga istri mantan Keuchik Gampong Dama Pulo Sa kepada Wartawan.

Menurutnya, bahwa kondisi tersebut akibat pekerjaan gorong-gorong sekitar 3 bulan yang lalu, dan dua bulan lalu sempat di timbung dengan tanah namun karena mungkin tidak padat dan hujan deras mengguyur kondisi jalan makin parah.

Mak Dah bersama warga lain berharap kepada pemerintah terkait agar segera memperbaiki jalan itu guna terhindar dari bertambahnya kecelakaan bagi penguna warga.

"Kami sangat memohon kepada pemerintah agar segera memperbaiki jalan lintas Nasional ini agar penguna selamat dari bahaya di perjalanan" Harapnya. (Rom)

Post a Comment

0 Comments