PT Lingkar Media Indonesia. Diberdayakan oleh Blogger.

Komunikasi Praktis

linkNews.tv l Soksok Nelson Mandela

By On Maret 16, 2020


Perlawanan terhadap sistem pemisahan ras atau apartheid yang diterapkan pemerintah Afrika Selatan tak bisa dilepaskan oleh figur bernama Nelson Mandela, yang meninggal pada 5 Desember 2013.

Selama bertahun-tahun, dia menghabiskan waktu di penjara untuk memperjuangkan hak warga kulit hitam.

Semua terbayarkan ketika Mandela berhasil menjadi presiden kulit hitam pertama di Afrika Selatan pada 1994 hingga 1999.

Sebelum itu, dia mendapat penghargaan Nobel Perdamaian pada 1993 dan akan terus menjadi simbol perdamaian dunia.

Awal kehidupan
Nelson Rolihlahla Mandela lahir di sebuah desa bernama Mvezo, wilayah tenggara Afrika Selatan yang dikenal sebagai Transkei.

Ayahnya, Nkosi Mphakanyiswa Gadla Mandela, merupakan kepala desa dan anggota keluarga dari suku Thembu yang berbicara bahasa Xhosa. Sementara ibunya bernama Nonqaphi Nosekeni.

Sebagai seorang anak laki-laki, Mandel tumbuh dalam perlindungan tetua dan kepala suku yang membuatnya mencintai warisan Afrika.

Pada 1930, ayahnya meninggal dunia, dan Mandela yang berusia 12 tahun di bawah wali Jongintaba, seorang Wali Raja Tembu yang tinggal di Great Place di Mqhekezweni.

Dia menempuh pendidikan di Qunu. Kemudian seorang guru memberikannya nama Nelson, sesuai dengan aturan sekolah agar murid diberikan nama Kristen.
Mendela kemudian berupaya untuk mendapat gelar Bachelor of Arts di University College Fort Hare, namun dia tidak pernah menyelesaikannya karena bergabung dengan aksi protes mahasiswa.

Vidio Editor : Molizar.
Sumber Naskah : Kompas

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »