Update

8/recent/ticker-posts

PASKA Pamerkan Home Industri Karya Para Disabilitas di Pidie

Pidie - Lembaga Swadaya Masyarakat Pengembangan Aktifitas Sosial Ekonomi Masyarakat (LSM-PASKA) Aceh menggelar peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) ke 4 tahun  2020 yang dipusatkan di GampongTijue, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie,pada Sabtu (12/12/2020) dengan berbagai rangkaian kegiatan.

Salah satunya adalah pameran produk home indutri hasil karya para penyandang disabilitas. Direktur LSM PASKA Aceh, Hj Faridah Haryani mengatakan, peringatan HDI tahun keempat pada 2020 lebih difokuskan pada rangkain kegiatan sosial  serta memamerkan aneka produk home industri dari para penyandang disabilitas dari berbagai kecamatan di Pidie yang bertepatan dengan 16 hari anti kekerasan terhadap perempuan dan Hak Asasi Manusia (HAM) dengan sesederhana mungkin mengingat masih dalam kondisi pandemi Covid-19.

“Terutama produk pakaian dan aneka kuliner dari disabilitas yang berasal dari beberapa kecamatan seperti, Pidie, Mutiara, Grong-grong, Sakti, Indrajaya dan Simpang Tiga dengan sokongan  organisasi Ikatan Persaudaraan Disabilitas Pidie (IPDP) dan juga organisasi Persatuan Tuna Netra Indonesia (PERTUNI)," sebutnya.

Semua produk home indutri ini menjadi galery dengan tema Bungong Jaroe yang diisi dengan aneka kue dan makanan tradisional buatan masyarakat. Termasuk juga, kerajinan tangan seperti kasab atau sehap khas Aceh.

Produk-produk tersebut dihasilkan oleh disabilitas, penyintas dan anggota Kelompok Sosial Masyarakat (KSM) binaan PASKA Aceh.

Semua produk para disabilitas ini ditampung untuk selanjutnya dipasarkan ke berbagai pusat pasar rakyat baik di Pidie maupun luar kabupaten. Sehingga produk ini menjadi omzet perekonomian bagi masyarakat disabilitas.

Program pengembangan ekonomi bagi para penyandang disabilitas ini telah berjalan selama empat tahun terakhir dengan melahirkan 25 KSM baik di Pidie maupun di Pidie Jaya (Pijay).

"Semua KSM berbasis pembangunan iklusi masyarakat Aceh ini mendapat dukungan dari para keuchik serta perangkat gampong," jelasnya.

Faridah Haryani mengatakan, program pengembangan masyarakat disabilitas ini terus berjalan yaitu, mulai Aksesibilitas fasilitas public seperti tempat duduk untuk wudhu bidang miring dan handril pada meunasah, rehab rumah disabilitas, seperti pembuatan kamar mandi untuk disabilitas, pemberian modal usaha untuk KSM dan disabilitas, pembelian alat bantu,  pemberian peran untuk disabilitas dalam pemerintahan gampong.

Termasuk juga pelibatan disabilitas dalam kegiatan-kegiatan di masyarakat plus pemberian pekerjaan untuk disabilitas dengan pembiayaan dari dana gampong.

Ini semata-mata wujud dan komitmen PASKA Aceh dalam membantu pemenuhan hak-hak disabilitas dalam segala aspek pembangunan lewat dukungan pemerintah serta pihak luar.[ip/red_]