Update

8/recent/ticker-posts

Ulah PLN, Pendagang Kopi dan Jus di Indra Makmur Rugi

 


Aceh Timur - Pemilik warung kopi dan penjual jus di kecamatan Indra Makmur, kabupaten Aceh Timur merugi akibat ulah pihak PLN rayol Idi yang sering memadamkan listrik secara sepihak, Sabtu (21/11/2020).

Menurut warga setempat, pemadaman listrik dalam satu hari bisa terjadi 2 hingga 3 kali. Akibatnya, penjual kopi expreso yang mengunakan mesin listrik dan penjual jus di daerah itu rugi total.

" sekali padam bisa 2 hingga 3 jam di Indra Makmur. Kami penjual kopi dan jus rugi total, tidak bisa membuat pesanan bagi pelangan karena alat yang kami gunakan ketergantungan pada listrik" kata Lana penjual kopi expreso.

Menurunya, hari ini telah padam listrik sejak pukul 11 pagi hingga pukul 13.00 WIB baru hidup kembali. Bahkan kata dia sejak dua hari terakhir setrum listri sangat kurang di Indra Makmur.

"ini malam padam lagi listrik sejak pukul 20.00 WIB" jelasnya.

Setelah terdampak pandemi Covid-19, pendangang menegah ke bawah di Indra Makmur juga terkena dampak PLN Aceh Timur karena ulahnya yang sering memadamkan listrik secara sepihak di daerah ini.

"Indra Makmur menjadi sasaran empuk bagi pihak PLN di Aceh Timur untuk semena memadamkan listrik secara sepihak" kata Lana dengan nada kesal.

Selain itu, akibat ulah PLN Aceh Timur kerugian juga dirasakan pemilik toko poto copi dan pendangan es crem di Indra Makmur sehingga es crem mereka meleleh.

Warga Indra Makmur sangat kecewa terhadam manajeman PLN Rayol Idi yang selalu rutin memadamkan listrik secara sepihak.

Menagapi hal tersebut, Gerakan Pemuda Indra Makmur (GPIM) sesalkan kinerja pihak PLN Aceh Timur yang selalu memadamkan listrik secara sepihak.

"mereka seperti tidak punya hati terhadap warga di Indra Makmur. Seharusnya mereka mengerti dengan apa tindakan yang mereka lakukan.Gara ulah mereka berapa banyak warga rugi, baik dangangan nya, maupun barang elektronik yang sering rusak akibat ulah PLN di Aceh Timur ini" kata ketua GPIM Romi Syahputra kepada awak media.

GPIM mendesak General Manajer PLN Aceh agar segera mencopot kepala PLN Rayon Idi. Menurutnya, saat ini warga Indra Makmur sangat banyak rugi akibat ulah PLN.

"Kami sangat kecewa, telah bertahun-tahun di Indra Makmur menjadi sasaran empuk bagi PLN untuk memadamkan listrik secara sepihak" ujar Romi. (Red)

Post a Comment

0 Comments