PT Lingkar Media Indonesia. Diberdayakan oleh Blogger.

Komunikasi Praktis

Oknum BNN Divonis 14 Tahun Penjara, Deputi Pemberantasan Angkat Bicara

By On Juli 30, 2020



Jakarta - Deputi Pemberantasan BNN RI, Drs. Arman Depari memberikan klarifikasi tentang hukuman 14 tahun penjara yang dijatuhkan kepada Marco, Abdul Muim, dan Sumanto oleh Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

Ia menjelaskan bahwa BNN tidak pernah ingin meringankan hukuman yang bersangkutan. 


Arman menguraikan bahwa kasus Marco dkk ditangani oleh penyidik Polda Metro Jaya, sehingga pihaknya tidak ikut campur dalam pemeriksaan, karena hal tersebut dapat dianggap conflict of interest.


“Kalau sekarang ini hukumannya hanya 14 tahun, di mana biasanya hukuman mati atau seumur hidup, nah itu bukan lagi merupakan otoritas kami,” ungkap jenderal bintang dua usai kegiatan pengungkapan kasus 60,63 Kg Sabu di Lobby Gedung BNN RI, Kamis (30/7). 


Ia menambahkan bahwa vonis tersebut diputus oleh pengadilan, oleh karena itulah BNN dalam posisi menghormati putusan tersebut.

“Kita mengikuti aturan main, dan prosedur hukum yang berlaku,” imbuhnya. 


Pada dasarnya, ia mengaku lebih senang jika para oknum itu dihukum berat, bahkan jika perlu dieksekusi dengan segera.

“Akan tetapi kami di BNN tidak punya kewenangan untuk mengatur putusan hakim,” ujar Deputi Pemberantasan memungkasi pernyataannya.[]

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »