PT Lingkar Media Indonesia. Diberdayakan oleh Blogger.

Komunikasi Praktis

Aceh Timur Serius Selesaikan Konflik Agraria

By On Maret 20, 2020



Aceh Timur l linkNews.id --  Pemerintah Kabupaten Aceh Timur melaksanakan rapat program kegiatan GTRA ( Gugus Tugas Reforma Agraria)  tahun 2020 di Aula Sekretriat Daerah kabupaten Aceh Timur, Jum’at 20 Maret 2020.

Rapat  yang dimotori  langsung oleh Dinas Pertanahan Kabupaten Aceh Timur digelar sebagai bentuk keseriusan pemerintah Aceh Timur dalam upaya  menyelesaikan konflik agraria ditengah masyarakat.

Asisten Keistimewaan Aceh, Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Aceh Timur,  H. Usman  A. Rachman, SH,SP,MM ,  saat membuka acara rapat mengatakan,  pemabahasan reforma agraria penting dilakukan mengingat belakangan ini banyak konflik sosial yang pada dasarnya terjadi pada konflik agraria. Merujuk permasalahan itu, pemerintah  Kabupaten Aceh Timur menunjukan  bentuk keseriusan dalam mewujudkan pemeretaan ekononomi melalui reforma agraria.

“ Kebijakan ini focus pada  pada proses alokasi dan konsolidasi kepemilikan, penguasaan/akses, dan penggunaan yang dilaksanakan melalui jalur tanah objek reforma agraria ( TORA),”  ujar Usman A. Rachman.

 Menurut Usman, reforma agraria merupakan salahsatu pilar dari kebijakan pemeretaan ekonomi. Tujuan reforma agrarian sendiri dikatakannya, agar tidak terjadi serta mengurangi ketimpangan penguasaan dan pemilikan tanah. Maka melalui  program reforma agraria ini pemerintah mengalokasikan kepemilikan lahan TORA dan pemberian legalitas akses perhutanan sosial kepada masyarakat.

“ Dengan legalitas ini nantinya juga berdampak pada terciptanya lapangan kerja , mengurangi kemiskinan,  dan akan memperbaiki akses  sumber ekonomi  masyarakat,” urai Usman seraya berharap program ini dapat memperbaiki dan menjaga kualitas lingkungan hidup serta mampu menyelesaikan konflik agraria.

Rapat ini dihadiri, Plt. Asisten Adimintrasi Umum, T. Reza Rifki, SH, M.Si, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam lingkungan Kabupaten Aceh Timur, unsur Forkopimda kabupaten Aceh Timur, Badan Pertanahan Nasional / Agraria dan Tataruang. (Red)

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »